Senin, 25 Juli 2011

Alat Transportasi Laut



Alat transportasi pada masa kuno masih sangat sederhana. Di sungai, danau atau laut digunakan perahu dalam berbagai ukuran dan model, terbuat dari bahan kayu bambu dan lain-lain, transportasi di darat digunakan gajah, onta, kuda, keledai, sapi dan kerbau, baik secara langsung ataupun dengan menarik kendaraan berupa kereta, gerobak atau sejenisnya.

Di Candi Borobudur ada relief-relief perahu, anara lain berupa perahu cadik. Ini sangat menarik perhatian karena di tengah gambaran kehidupan agama Buddha dipahatkan pula perahu cadik, suatu jenis perahu rakyat yang menjadi alat perhubungan antar pulau di wilayah Nusantara pada masa silam.

Pada masa lampau pernah terjadi migrasi, yaitu perpindahan penduduk dari satu negeri ke negeri lain. Orang India dan Cina datang ke Indonesia dengan berbagai maksud, umumnya untuk berdagang. Perjalanan mereka ke Indonesia menggunakan perahu, baik perahu India, perahu Cina, perahu Eropa ataupun perahu Asia Tenggara.

Perahu Cadik Borobudur
Konstruksi badan perahu cadik tidak berbeda dengan lainnya. Yang berbeda hanya cadik-nya, yaitu alat pengapung di kanan-kiri perahu yang fungsinya menjaga keseimbangan. Dengan tambahan cadik tersebut perahu tidak mudah tenggelam akibat hantaman gelombang laut. Keselamatan adalah tujuan utama pembuatan perahu. Karena ketangguhan perahu cadik maka jenis perahu ini banyak digunakan di zamannya.
Di Candi Borobudur dipahatkan 11 gambar perahu (lihat Th. van Erp 1923). Bentuk-bentuk perahu ini oleh van Erp dibagi menjadi tiga golongan:
1. Kano atau sampan sederhana yang dibuat dari sebatang kayu yang dilubangi;
2. Kano tersebut dengan tambahan dinding papan, tetapi tanpa cadik;
3. Sama dengan kano nomor 2, namun ditambah dengan cadik.

Sementara itu van der Heide mengelompokkan perahu-perahu ini berdasarkan tiang layar dan cadiknya ke dalam lima golongan (lihat van der Heide 1927).
Mengenai perahu-perahu cadik itu dapat digambarkan demikian. Badannya dari kayu yang kuat dan di atas dinding dipasang pagar pengaman yang kokoh. Jika tidak ada angin maka perahu ini dikayuh lewat bawah pagar. Di anjungan dan buritan ada papan kayu besar seolah-olah sebagai lanjutan dari luas perahu. Perahu digerakkan dengan dua layar. Layar besar ditambatkan pada tiang utama, sedangkan layar kecil ditambatkan pada tiang ke dua yang letaknya dekat buritan.

Cadik perahu dipasang pada masing-masing sisi perahu. Di candi Borobudur ditemukan lima relief perahu cadik, empat relief pertama dipahatkan pada dinding utama lorong pertama deretan bawah no. 53, 86, 88 dan 108. Satu relief lagi dipahatkan pada dinding utama lorong kedua deret bawah no. 41. Lima perahu cadik ini badannya serupa, tetapi tidak sama, demikian pula bentuk cadiknya. Pada relief no. 53 cadiknya berupa dua balok kayu yang diikat di tiga tempat dalam posisisejajar dengan badan perahu, lalu dua balok sejajar ini dirangkai dengan tiga balok yang keluar dari tiga tempat di badan perahu.

Pada relief no. 86 cadiknya terdiri atas empat balok kayu; tiap dua balok diikat sendiri, lalu dua pasang ikatan balok ini dirangkai oleh tiga balok yang keluar dari badan perahu di tiga tempat. Pada relief no. 88 cadiknya juga terdiri atas empat balok kayu yang langsung dirangkai dengan balok yang keluar dari badan perahu di tiga tempat.

Pada relief no. 88 cadiknya juga terdiri atas empat balok kayu yang langsung dirangkai dengan balok yang keluar dari badan perahu di tiga tempat. Pada relief no. 41 cadiknya terdiri atas tiga balok sejajar (dua balok yang disebelah luar berdekatan) yang langsung dirangkai dengan tiga balok yang keluar dari badan perahu di tiga tempat. Model cadik pada relief no. 41 ini sama dengan cadik pada relief no. 108.

Kemudi, Perahu dan Awaknya

Perahu yang tergolong besar tidak dapat dikemudikan dengan memegang dayung di samping perahu. Kemudian besar ditempatkan di buritan yang khusus untuk kemudi. Satu awak perahu bertugas memegang kemudi selama dilakukan pelayaran.
Perahu-perahu cadik yang digambarkan pada relief lorong pertama tanpa atap: hanya relief no. 41 di lorong ke-dua digambarkan ada bagian yang diberi tutup yang mencakup sekitar seperempat bagian dari panjang perahu.

Penumpang perahu tidak diketahui, tetapi jumlah awak perahu yang bekerja ditampakkan dalam relief. Pada relief no. 53 berawak enam orang: pada relief no. 86 berawak 17 orang, sedangkan pada relief no. 88 berawak 10 orang. menariknya pada relief no. 88 ini seorang awaknyadi gambarkan sedang buang air besar di luar buritan perahu sambil berpegangan pada balok kayu yang menjulur ke luar. Adapun awak perahu cadik no. 108 berawak sembilan orang.

Ukuran panjang dan lebar perahu cadik tidak diketahui. Awak perahu yang tampak dalam relief tidak dapat dijadikan skala karena relief bukan gambar perspektif, melainkan gambar imajinatif.

Perahu Nusantara Lain
Di wilayah Nusantara dikenal berbagai macam bentuk perahu, antara lain perahu pinisi dari Bugis, perahu mayang dari Cirebon, perahu sampan dari Betawi, perahu jonggolan dari Semarang an Surabaya, perahu sekong dari Pasuruan dan perahu j ukung dari Bali dan Lombok, Perahu sekong dan jukung juga dipasang cadik.
Pada relief Borobudur juga dipahatkan perahu tanpa cadik, tetapi tidak dapat diidentifikasikan nama-namanya. Perahu biasa tersebut digambarkan pada balustrade lorong ke-empat deretan atas no. 54, pada balustrade lorong pertama deret no. 193 dan pada dinding utama lorong pertama deret bawah no. 108. Perahu-perahu ini digambarkan dengan satu layar saja.

Perahu Sriwijaya
Di kawasan Asia Tenggara sejak masa Sriwijaya di abad VII M sudah digunakan berbagai perahu. Prasasti Kedukan Bukit bertahun 605 Saka atau 683 M, yang ditemukan di tepi kota Palembang menyebutkan suatu ekspedisi kerajaan Sriwijaya yang dilakukan oleh Dapunta Hyang menggunakan perahu dan lainnya berjalan kaki lewat jalan darat.

Ada tiga tempat temuan perahu kuna, yaitu di Kolam Pinisi (1989). Sungai Buah dari Samirejo (1988), semuanya dekat kota Palembang. Temuan perahu di situs Kolam Pinisi dan Samirejo dibuat dengan “teknik papan-ikat dan kupingan-pengikat”, dalam istilah asing disebut: “swen-plank and lashed-lug technique”, Teknik pembuatan perahu demikian berkembang di Asia Tenggara sehingga sering disebut: “teknik tradisi Asia Tenggara”. Sisa perahu di Samirejo disebut telah diperiksa di laboratorium dengan metode Carbon 14 dan menghasilkan keterangan bahwa sisa perahu tersebut berasal dari tahun 610-775 M.

Keterangan prasasti Sriwijaya dan temuan artepak perahu di sekitar Palembang ini menunjukkan bahwa jauh sebelum perahu cadik Borobudur dipahatkan, telah banyak perahu lain dipergunakan sebagai sarana perhubungan di Asia Tenggara. Mungkin sekali masyarakat Kepulauan Riau yang disebut Orang Laut yang hidupnya di atas perahu, terus ikut berperan dalam mengembangkan armada laut bagi Kerjaan-kerajaan yang pernah tampil di Selat Malaka, termasuk kerajaan Sriwijaya.

Jenis - Jenis Transportasi Darat

Jenis-Jenis Transportasi Darat

 
Mobil Sewa
Untuk perjalanan panjang didalam mobil dan luar kota, dapat menyewa mobil atau penyewaaan mobil. Pilihan yang lain sebagai persetujuan untuk satu dari taksi atau pangkalan taksi yang mana biasanya terdapat disekitar area kesibukan masyarakat seperti area pasar atau tempat pemberhentian jalan raya, tapi banyak sopir yang beroperasi pada jam terbang malam tanpa surat ijin wajib secara resmi yang mana sangat beresiko. Untuk penyewaan mobil sekaligus supirnya banyak terdapat di Indonesia, itu biasanya memiliki tingkatan yang berbeda untuk supir dengan tujuan didalam kota dan supir untuk tujuan keluar kota.

Tingkatan yang berbeda untuk jarak yang sama atau waktu periode watu, sesuai dengan model dan kondisi mobil yang digunakan. Sebuah catatan untuk mengingat semua daftar mobil taksi dan penyewaan mobil digunakan plat nomor warna kuning, hitam untuk mobil pribadi dan merah untuk kendaraan milik pemerintah. Hal ini lebih baik untuk pedoman daftar taksi dan transportasi Bandar udara dalam kedatangan ke sebuah tujuan.

Taksi
Taksi berargo biasanya terdapat di Jakarta. Di Jakarta tarif tertinggi adalah Rp 5.000 (US $ 0.5) dan Rp 2.000 adalah tarif tambahan per kilometer. Taksi seperti ini biasanya banyak digunakan juga dikota lainnya dan semua dilengkapi dengan argo meter/ alat pengukur tarif. Biasanya, taksi-taksi memiliki AC, kecuali untuk taksi yang disewakan per jam, kebanyakan Bandar udara memiliki agen transportasi dimana taksi menjadi fasilitas dan masalah tentang bukti pembayaran tunai untuk tujuan yang berbeda. Ini untuk menghindari pujian mobil mini yang mana memiliki dua tempat duduk. Tawar-menawar adalah kebutuhan dan sebuah harga menjadi persetujuan sebelum menyewa. Mobil mini dengan roda tiga ini tidak diperbolehkan melintasi jalan tertentu dan untuk mengambil pengalihan, jadi waktu perjalanan bertambah panjang/lama. Mobil ini juga kurang nyaman dibandingkan denga mobil beroda empat dan tempatnya terbatas. Ini benar-benar taksi dengan tarif rendah

Microlet/Oplet/Bemo
Ini adalah bus kecil, yang mana dapat mengangkut 10 penumpang dan melintasi jalur yang pasti. Kendaraan ini memiliki sebutan nama yang berbeda di lain kota, seperti angkutan di Jawa Tengah, Bemo di Bali. (Bemo di Jakarta adalah kendaraan yang lebih kecil mengangkut 7 penumpang). Tarif bemo mengandalkan pada jarak dan berhenti berkali-kali menurut keinginan penumpang. Kendaraan ini dapat disewa tetapi melalui tawar-menawar. Selain di kota, kendaraan ini juga dapat disewa tetapi melalui tawar-menawar. Selain dikota, kendaraan ini juga beroperasi diluar kota, untuk hal ini antara Jakarta dan Bogor dan sepanjang jalan negara.

Sepeda Motor
Walaupun sebagian besar memiliki kendaraan pribadi, orang asing dibeberapa tempat misalnya disekitar pantai yang ada di Bali atau Yogyakarta dapat menyewa sepeda motor dan tempat yang sering dikunjungi orang asing terutama anak muda. Biasanya tarif setiap harinya dapat direncanakan dan itu dapat menjadi keuntungan besar dimana kamu dapat merencanakan untuk melakukan perjalanan jarak jauh selama hari itu. Tarifnya sekitar Rp 50.000 (US $ 5,5) untuk 1 hari dan tanpa menyewa pengemudi.

Mereka ini juga menyewa beserta pengemudinya ketika kamu melakukan perjalanan. Hal ini benar, mungkin lebih baik untuk mencegah terjadinya kecelakaan di jalan, sebagai contoh, salah satunya kurang pengalaman atau kurang pengetahuaan dengan lapangan dan rambu jalan atau peraturan lalu lintas.
Artinya, lebih baik kamu mengendarainya sendiri, sementara surat ijin pengendara bisa dibuat dikantor polisi

Sepeda
Seperti sepeda motor, sepeda bertenaga manusia biasanya tersedia untuk disewa dibeberapa tempat, khususnya di Yogyakarta dimana sepeda menjadi alat angkut utama, dan juga di Bali. Kamu tidak membutuhkan surat izin untuk mengendarai sepeda.

Becak
Becak adalah jenis taksi sesungguhnya orang-orang miskin di Indonesia dan walaupun menjadi berangsur-angsur tidak kelihatan di Jakarta dan kota besar lainnya di Jawa. Itu adalah gambaran dari contoh beberapa transportasi yang popular, dimana penjabat tidak memiliki larangan yang berpengaruh terhadap mereka, di Jakarta, mereka mengizinkan untuk beroperasi menyusur keluar kota di Jakarta. Salah satu akan dapat menghormati untuk membayar kendaraan lainnya. Mereka mengizinkan untuk beroperasi bebas di Yogyakarta, Denpasar, Surabaya dan tempat-tempat lainnya, dimana mereka dapat menjadikan contoh transportasi dalam kota yang murah dan tepat. Pengemudi-pengemudi becak, walaupun reputasinya menjadi buruk ketika penekanan social, sebagian besar diantaranya mereka ramah terhadap pengemudi kendaraan umum dan sikap para penumpang.

Ojek
Ojek sepeda atau sepeda motor sistem pengangkutan penumpangnya sama seperti taksi. Penumpang duduk dibelakang tempat pengemudi, disini mereka mendapatkan ongkos paling murah dan paling tepat dari transportasi kota. Biasanya ongkos disini jauh lebih rendah dibandingkan di Jakarta. Pengemudi becak, walaupun dianggap sebagai penjahat ketika ditekan oleh masyarakat, pengemudi becak berada diantara sekian dari masyarakat pengendara kendaraan yang baik terhadap penumpangnya.
Versi modern dari sebuah institusi tentang taksi sepeda motor. Untunglah banyak gank motor dan komonitas yang belum dikenal di Indonesia. Kamu mungkin dapat untuk menjumpai mereka di kota dan area-area pasar ikan di Jakarta dan dipersimpangan jalan-jalan diluar kota.
Bagaimanapun kamu menjadi mempersiapkan untuk membayar ongkos paling sedikit, Rp 2.000 untuk mengendarai dengan sepeda motor; tak sebanyak untuk satu daratan sepeda. Untuk menjaga ketenangan transportasi, jadi tidak perlu takut ketika kamu melihat segerombolan anak muda disebuah pangkalan dengan mengenakan jeans biru dan didekatnya diparkir banyak sepeda motor pada sudut jalan.

Delman
Delman tidak lagi diketemukan di Jakarta. Tetapi ditempat lain di Indonesia, terutama di kota kecil, mereka menjadikannya alat transportasi penting. Di beberapa tempat di Indonesia, ada yang menggunakan satu kuda, kendaraan roda dua dipanggil dokar, delman, satu tempat duduk penumpang disamping disebelah pengemudi dan tiga dibelakang. Ongkos minimal Rp 10.000 untuk jarak dari beberapa tempat di atas lima kilometer itu adalah alas an di kota-kota seperti Bogor dan Bandung dan akan menjadi mungkin rendah di kota-kota selanjutnya di daerah pedalaman di Yogyakarta dan Surabaya, mayoritas delman banyak menggunakan empat roda ditarik oleh dua kuda dan daerah setempat menyebut andong.
Sekarang alat transportasi itu menjadi sepi dibeberapa area, walaupun di banyak kota, telah banyak yang memiliki dan lebih memilih untuk mengoperasikan becak karena lebih murah.

Jenis - Jenis Transportasi Udara

 Aircraft dalam bahasa Inggris berarti pesawat terbang, pesawat udara, kapal terbang atau cukup kita sebut pesawat dalam kehidupan kita sehari-hari dalam bahasa Indonesia merupakan transportasi/kendaraan manusia yang mampu terbang di udara.

Sejarah singkat ditemukannya pesawat diawali oleh usaha Orville Wright dan Wilbur Wright atau sering sidebut Wright bersaudara. mereka membuat pesawat yang diberi nama Flyer pada tahun 1903 di Amerika. Sejak keberhasilan mereka, banyak orang yang berusaha untuk membuat pesawat yang lebih baik sehingga terbentuk pesawat seperti sekarang ini. Pesawat sekarang sungguh berbeda dengan pesawat pada masa Wright bersaudara. Dengan Teknologi yang canggih, pesawat sekarang memiliki banyak keunggulan.

Aircraft dapat terbagi dalam banyak jenis dan tipe. Berikut jenis-jenis aircraft secara umum yang terbagi atas 10 macam transportasi udara:



1. Airliner (Pesawat Komersial/Pesawat Penumpang)











2. Seaplane (Pesawat yang mendarat di air seperti di pantai, sungai, danau, atau laut)


3. Biplane ( Memiliki 2 pasang sayap)









4. Glider (Pesawat dengan sayap yang panjang)








5. Helicopter ( Menggunakan baling-baling)









6. Fighter Aircraft (Pesawat Tempur/Militer)









7. Aerobatic Aircraft (Pesawat untuk akrobatik udara)








8. Light Aircraft (pesawat dengan muatan kecil)







9. Airship 








10. Hot Air Balloon (Balon Udara)

10 Hewan Yang Terancam Punah


Sebanyak 10 jenis hewan terancam akan mengalami kepunahan jika tidak segera dilestarikan habitatnya. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menyelamatkan mereka, antara lain dengan mendirikan sejumlah tempat konservasi. Berikut adalah daftar sepuluh hewan terancam punah dunia 2009 versi Livescience:

1. Badak Sumatra
Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) adalah badak berukuran paling kecil di antara semua spesies badak di dunia. Saat ini hanya tersisa sekitar enam populasi di alam liar atau tinggal 300 ekor saja. Faktor utama berkurangnya jumlah badak ini adalah perburuan liar. Di pasar gelap, cula badak ini dihargai 30.000 dolar AS atau setara dengan Rp 300 juta per kilogram.

2. Paus Abu-Abu
Sejak tahun 1947 pada masa-masa perburuan paus abu-abu, jumlah hewan berbobot 30 ton itu terus berkurang dan belum kembali normal hingga sekarang. Dari 100 paus abu-abu, kini hanya tersisa 23 betina yang masih mampu bereproduksi di wilayah perairan Pasifik Selatan.

3. Serigala Merah
Serigala merah (Canis lupus rufus) adalah salah satu hewan jaman es yang masih hidup hingga kini. Para ilmuwan mengestimasi hanya ada 100 serigala merah di alam liar Carolina Utara, Amerika Serikat, dan sekitar 150 ekor di beberapa fasilitas penangkaran.

4. Harimau Siberia
Harimau Siberia atau disebut juga harimau amur (Panthera tigris altaica) adalah spesies harimau yang tinggal di wilayah perlindungan kawasan Amur-Ussuri. Sejumlah ahli meyakini masih terdapat 350 hingga 450 hewan ini di alam liar.

5. Musang Berkaki Hitam
Hewan asli Amerika Utara ini kini dinyatakan sebagai mamalia paling terancam punah di kontinen AS. Hewan malam hari atau nokturnal ini memburu hewan pengerat, prairie dog sebagai makanan utama.

6. Buaya Filipina
Sesuai namanya, buaya Filipina (Crocodylus mindorensis) adalah spesies buaya yang dilindungi di Filipina. Berdasarkan survei pada 1995, buaya bertubuh relatif kecil ini hanya tersisa 100 ekor di Filipina.

7. Gorila Gunung
Gorila gunung (Gorilla beringei beringei) ditemukan sejak akhir 1902. Saat ini, jumlah primata yang mampu hidup di daerah dingin maupun panas ini hanya ada 720 ekor yang tersebar di wilayah Uganda.

8. Hiu Gangga
Hiu gangga (Glyphis gangeticus) merupakan satu dari 20 daftar hiu terancam punah versi IUCN. Hiu yang memiliki reputasi sebagai pemakan manusia ini banyak diburu untuk diambil minyaknya. Selain itu, semakin tercemarnya Sungai Gangga menjadi faktor lain yang menyebabkan spesies ini kian sulit ditemukan.

9. Orangutan Sumatra
Orangutan Sumatra (Pongo abelii) adalah pemakan buah-buahan dan serangga.  Orangutan ini termasuk salah satu hewan yang memiliki kemampuan reproduksi rendah. Pongo abelli betina hanya mampu melahirkan tiga anak selama masa hidupnya.

10. Burung Kondor California
Burung kondor California (Gymnogyps californianus) adalah burung pemakan bangkai asal California, AS, yang mempunyai masa hidup paling panjang dibanding burung lain, yaitu sekitar 50 tahun. Kini hanya terdapat 332 Burung Kondor California di beberapa penangkaran, termasuk 152 ekor di alam liar.

Obyek Wisata Bahari Indonesia

byek Wisata Bahari Indonesia

A. WISATA TAMAN LAUT / KARANG LAUT / BAWAH LAUT.


Kaindahan panorama taman karang laut sangat menawan hati sangat perlu dijaga kelestariannya. Oleh sebab itu sekarang banyak taman laut dilindungi menjadi kawasan konservasi yang dapat dijadikan tempat rekreasi.
Taman laut di Indonesia contohnya antara lain :

1. CAGAR ALAM LAUT BANDA.


Terletak sekitar 120 km sebelah tenggara pantai pulau Seram, Maluku. Luasnya 2.500 ha . Cagar alam ini terdiri dari kelompok kepulauan yang kedalaman airnya belum diketahui secara pasti.

Laut Banda memiliki 350 species biota laut, berbagai jenis kerang dan ikan.

2. TAMAN LAUT BUNAKEN.



Terletak di dekat kota Manado, Sulawesi Utara. berbagai jenis ikan karang, jenis tumbuh-tumbuhan laut dan hewan penghuni terumbu karang seperti anemon, teripakng, lolak (sejenis tiram laut, Trochus niloticus) dan sponge laut. Obyek wisata ini sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan luar negeri.

3. TAMAN NASIONAL TAKA BONERATE.
terletak di Laut Flores di sekitar pulau Selayar, Sulawesi Selatan. Taman Nasional Taka Bonerate merupakan gugusan pulau karang jenis atol yang terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifeit di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di kepulauan Maldiva (Maladewa). Luasnya 2.500 km2 (530.765 ha).
Jumlah pulau yang ada di daerah ini adalah sebanyak 21 buah pulau, di mana 6 pulau di antaranya dihuni oleh penduduk. Perairannya yang dangkal sehingga mudah menyaksikan kehidupan bawah laut. Taman karang memiliki potensi makanan bagi sekitarnya, sehingga hewan dan ikan banyak berkumpul pada kawasan ini. Taman Karang Bonerate memiliki keunikan tersendiri yakni dikelilingi gugusan pulau-pulau.

Fauna.
Jenis fauna utamanya fauna laut, yang dapat ditemukan di wilayah ini di antaranya :

Ikan.
Di kawasan ini terdapat lebih kurang 350 jenis ikan karang dan berbagai jenis ikan konsumsi yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Jenis-jenis ikan tersebut antara lain: Kerapu, Cakalang, Tenggiri, Ikan Napoleon, Baronang, dan sebagainya.

Karang.
Telah diidentifikasi sebanyak 237 jenis terumbu karang yang tumbuh di kedalaman 5 - 20 meter. Jenis-jenis tersebut antara lain: Akar Bahar, Karang Meja, Karang Tanduk. Secara umum jenis-jenis karang telah membentuk terumbu karang, baik dalam bentuk atoll maupun terumbu tepi.Salah satu spesies karang yang dilindungi adalah Karang Hitam.

Mollusca (Binatang Lunak).
Tercatat 101 jenis antara lain : Lola, Kerang Kepala Kambing, Triton, Batulaga, Kima Raksasa, Kerang Mutiara, Nautilus, Cumi-cumi, dan Gurita.

Penyu.


Ada 4 buah jenis yang ada di kawasan ini yakni: Penyu Hijau, Penyu Sisik, Penyu Lekang, dan Penyu Tempayan.

Echinodermata (Binatang berkulit duri)
Jenis-jenis echinodermata yang ditemui di perairan Taka Bonerate antara lain: Teripang, Bintang Laut, Lili Laut dan Bulu Babi.


4. TAMAN NASIONAL KARIMUN JAWA.



Jaraknya 12 km di utara Semarang, Jawa Tengah. Luasnya sekitar 112 ha dengan kedalaman air rata-rata 12 - 30 m. Di Taman Karang ini terdapat kima raksasa (sejenis siput besar).Ada dua jenis kima yaitu Kima Gebang yaitu kima besar yang biasa dipakai untuk tempat air dan Kima Kelereng yaitu kima kecil yang cangkangnya bulat menyerupai kelereng dan sangat keras. Di samping daging kima, juga cangkangnya di jual mahal untuk pembuatan ubin. Pada pantainya tumbuh hutan bakau yang menjadi tempat burung laut bersarang seperti : blekok, brung bangau hitam, pelatuk besi, belibis dan sebagainya.

5. TAMAN KARANG KEPULAUAN SERIBU.
Berjarak sekitar 50 km dari Jakarta. Luas kawasan ini sekitar 110.000 ha. Perairan dangkal dengan kedalaman satu hingga tiga meter. Beberapa hewan yang ada yakni : penyu sisik, ikan karang walaupun jumlahnya terus berkurang.

6. TAMAN LAUT ALOR.
Kabupaten Alor terletak di bagin timur Pulau Flores. Pulau ini dikitari oleh lautan yang mempunyai keindahan bawah laut. Para penyelam luar negeri menjadikan Laut Alor sebagai salah satu lokasi menyelam terbaik di dunia. Keindahan yang ada tidak bisa dilepaskan dari indhanya terumbu karang, jernihnya air serta aneka hayati laut yang belum rusak.
Menurut catatan, setidaknya ada lebih dari 26 titik selam do perairan Pantar - laut yang memisahkan Pulau Alor dan Pulau Pantar yang menjadi incaran penyelam dalam maupun luar negeri. Per tahunnya rata-rata lebih dari 100 orang penyelam luar negeri datang di perairan Alor.
Di sampin wisata bawah laut, hasil laut berupa ikan antara lain : Ikan Layang, Paperek, Kerapu, Ekor Kuning, layur, selar, tembang, cakalang, tuna, julung-julung, cendro, kembung, dan kakap.


7. TAMAN LAUT WAKATOBI.


Taman Laut Wakatobi terletak di antara Laut Banda dan Laut Flores, sebelah tenggara Pulau Buton dan merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Wakatobi Propinsi Sulawesi Tenggara.


Taman Nasional Wakatobi memiliki potensi yang cukup bagi pariwisata alam. Secara khusus kegiatan pariwisata dapat dilakukan di pulau-pulau tersebut misalnya : keindahan pemandangan pantai, volley pantai, fotografi, snorkling, dan menyelam. Hasil ikan dari taman laut ini misalnya : Ikan Napoleon, Kepe-kepe, Cakalang, Kerapu, Cucut, dan Kakap.
Kumpulan batuan-batuan karang dapat ditemui di sepanjang daerah ini dikelompokkan dalam 3 macam keunikan, yaitu :


1. Fringing Reef, ditemukan di seluruh kepulauan Wakatobi.
2. Barier Reef, ditemukan di batu karang di Pulau Kaledupa, Tomia, dan Kapota.
3. Atool Reef, ditemukan di Pulau Koko dan Maromaho.



B. WISATA PANTAI.
Beberapa obyek wisata pantai yang ada di Indonesia antara lain:
Di Pulau Jawa :
1. Pantai Carita di Banten.
2. Pantai Binaria di Jakarta.
3. Pantai Kenjeran di Surabaya.
4. Pantai Parangtritis di Jogjakarta.
5. Pantai Watu Ulo di Banyuwangi.
6. Pantai Pelabuhan Ratu di Jawa Barat.
7. Pantai Pasir Putih di Situbondo.
8. Taman Wisata Bahari di Lamongan.
9. Pantai Teleng Ria di Pacitan.

Di luar Pulau Jawa :
1. Pantai Kuta di Bali.
2. Pantai Sanur di Bali.
3. Pantai Manjangan
4. Pantai Tanjung Pesak di Sulawesi Utara.
5. Bandanaire di Maluku.
6. Maumere di Flores.
7. Pulau Batam
8. Pulau Bintang.

Dampak Buruk dari Kecanggihan Elektronik Bagi Kesehatan Manusia

Dibalik kemudahan dalam berkomunikasi, mengakses berita-berita terkini, mencari informasi-informasi yang kita belum ketahui, dan lain-lainnya. Ternyata kemudahan tersebut juga memberikan dampak negatif yang cukup membuat kita perlu berpikir untuk kedua kalinya. Tergantung bagaimana cara kita dalam membatasi frekuensi pemakaian dan juga memanfaatkannya fungsi dari masing-masing tehnologi tersebut sebijak mungkin dengan sesekalli mengistirahatkan sejenak waktu pemakaian untuk kesehatan kita sendiri.
Menurut beberapa penelitian yang tertera dalam sebuah situs VIVAnews.com menyebutkan, “menghabiskan waktu lebih dari lima jam per hari di depan komputer bisa merusak jantung dan menjurus pada kematian yang lebih cepat”, “perkembangan otak pada anak-anak di bawah umur Sembilan tahun dapat mengalami kerusakan”, “efek radiasi dari sebuah ponsel dapat membahayakan kesehatan anak-anak di bawah umur dua belas tahun”.
Bukti-bukti tersebut ditemukan para ahli baik dalam bidang psikolog dan kesehatan setelah melakukan penelitian pada para pengguna tehnologi informasi dan komunikasi. Sungguh suatu hal yang sangat ironis sekali mengetahui fakta-fakta tersebut, dimana kita sesungguhnya dimudahkan dalam melakukan komunikasi dan juga mencari informasi-informasi yang berguna bagi kita atau mungkin juga para pekerja yang mengharuskan dirinya berhadapan dengan layar komputer selama berjam-jam. Begitu pula halnya dengan alat komunikasi sehari-hari yang sering kita gunakan yaitu ‘handphone’ yang sekarang sudah seperti kita membeli kacang saja. Jika kita terlalu lama berbicara menggunakan ‘handphone’ maka kita akan terkena dampak radiasi yang ditimbulkan oleh ‘handphone’ tersebut yang dapat mengganggu kesehatan kita dalam jangka waktu panjang.
Penyebab jika kita terlalu asik atau berlama-lama bermain komputer, bekerja menggunakan komputer, ataupun mungkin juga bagi yang senang menikmati acara televisi dalam waktu yang  lama akan mengalami resiko kematian lebih cepat, hal ini dikarenakan tubuh kita mengalami penurunan 90% lipoprotein lipase dan enzim jantung yang sehat dan terjadi pembengkakan dan masalah metabolisme yang disebabkan oleh ketidakaktifan anggota tubuh kita ketika kita melakukan aktivitas tersebut. Dampak negatif lainnya adalah ‘Computer Vision Syndrome’ (CVS) yang mengakibatkan iritasi pada mata kita, seperti mata menjadi merah; berair; ataupun terasa kering, dan disertai dengan kepala kita menjadi pening atau migraine pada kepala kita dan leher menjadi pegal-pegal. Jika ada sebuah pernyataan saat ini dimana anak-anak pada usia dini lebih baik untuk diajarkan cara menggunakan komputer dengan baik. Namun, menurut psikolog Dr. Aric Sigman dalam situs VIVAnews menyebutkan bahwa, “Komputer juga bisa merusak otak anak-anak yang masih dalam usia perkembangan, karena pada usia dini kemampuan untuk mencurahkan perhatian pada suatu hal menjadi berkurang. Hal tersebut dikarenakan terjadinya konflik antara multitasking dan konsentrasi yang berkelanjutan pada anak-anak”.
“Handphone” atau ponsel adalah sebuah alat komunikasi yang saat ini hampir seluruh umat manusia di dunia pasti memilikinya. Namun, bagaimana jika alat tersebut ternyata juga turut berdampak buruk bagi kesehatan kita? Mungkin semasa sekolah kita pasti pernah mengenal istilah ‘radiasi’ yang jika terkena pada diri kita secara langsung akan berdampak buruk bagi kesehatan kita sendiri. Hal ini pun sama dengan dampak buruk yang ditimbulkan oleh ponsel yang kita miliki tersebut, karena menurut Profesor Lawrie Challis, ponsel memiliki efek radiasi yang sangat berbahaya untuk kesehatan kita. Terlebih bagi anak di bawah usia dua belas tahun yang sistem kekebalan tubuhnya masih dalam tahap perkembangan. Ia menghimbau agar para orang tua tidak membiarkan anak-anak di usia dua belas tahun tidak menggunakan telepon seluler tersebut karena dapat memicu gangguan kesehatan yang cukup serius. Memang dampak tersebut berlangsung dalam jangka panjang sehingga akan diketahui setelah beberapa tahun ataupun puluhan tahun dari efek radiasi dari ponsel.
Sebuah kenyataan yang sungguh sangat ironis sekali bagi kita semua. Sebuah perkembangan pesat dalam bidang elektronik dan tehnologi ini ternyata juga memiliki dampak buruk yang cukup signifikan bagi kesehatan manusia. Namun kita dapat mengurangi efek tersebut jika kita dapat membatasi frekuensi pemakaian alat-alat tersebut.

Dampak Positif dan Dampak Negatif Globaisasi dan Modernisasi

Dampak Positif

a. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dampak Negatif

Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut.
a. Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
c. Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.